Home » Air – airmampet.com » ARTIKEL » Banjir Kanal Timur

Banjir Kanal Timur

BANJIR KANAL TIMUR (BKT)

Dengan adanya Banjir Kanal Timur (BKT) ternyata tidak hanya berfungsi sebagai  penanggulangan banjir dan resapan air saja. Di wilayah Kecamatan Duren Sawit Jakarta Timur contohnya, BKT justru menjadi tempat rekreasi baru yang ramai untuk dikunjungi dari masyarakat sekitarnya maupun masyarakat dari luar wilayah Jakarta Timur. Banyak anak-anak sampai lansia berkunjung ketempat ini hanya sekedar refresing, berolah raga dan bermain, menikmati jajanan ringan dan menikmati sejuknya udara di bawah pohon-pohon yang tertanam di pinggiran BKT.

banjir kanal timur

Banjir kanal timur

Banjir kanal timur juga untuk sarana olah raga

Banjir Kanal Timur Untuk Mengatasi Banjir

Kanal penampungan dan juga resapan air yang sengaja dibangun oleh Pemprov DKI Jakarta ini, tujuan utamanya adalah untuk menanggulangi banjir yang terjadi di wilayah Jakarta khususnya. Kanal buatan seluas 207 kilometer persegi ini, difungsikan guna menampung luapan air jika terjadi banjir kiriman maupun debit air hujan yang tinggi mulai dari Kali Ciliwung, Kali Cipinang, Kali Sunter, Kali Buaran, Kali Jati Kramat, dan Kali Cakung.

Banjir Kanal Timur dengan panjang sekitar +- 23,5 km ini, membentang mulai dari Kebon Nanas Jakarta Timur hingga sampai Pantai Marunda, Jakarta Utara. Untuk memperindah pemandangan di sekitar BKT, lahan kosong yang berada di sisi kiri dan kanan BKT dicor semen untuk akses jalan, ditanami pepohonan, rumput, dan dibuat beberapa halte atau taman mini untuk bermain.

Setiap sore maupun malam BKT tak pernah sepi dan selalu ramai dikunjungi orang, apalagi menjelang akhir pekan. Banyak pedagang, warung-warung kecil dan lapak-lapak yang menjual baju, aksesoris hp, sepatu, sampai beraneka ragam makanan dijajakan di pinggiran kali BKT, seperti pasar malam atau pasar kaget pada umumnya.

Dan uniknya lagi para pedagang yang menjajakan makanan/minuman menyediakan tikar/terpal untuk duduk lesehan di pinggir BKT layaknya seperti di Malioboro Yogyakarta. Tikar/terpal disusun rapi menghadap ke BKT, jadi bisa menikmati makanan/minuman sambil merasakan sejuknya hembusan angin di pinggiran kali BKT. Pengunjung yang datang ke BKT selalu datang bersama dengan keluarga, teman, kekasih dan ada juga yang datang sendiri.

Selain berbagai macam kuliner dan barang-barang kebutuhan yang dijual, pada pintu pengendalian air BKT tepatnya di wilayah Kelurahan Malaka Jaya terdapat ruang terbuka yang cukup luas dimana sering dijadikan tempatnya berkumpul para komunitas dari sepeda BMX, Skateboard sampai Free styler motor roda dua dimana menjadikan hiburan atau tontonan yang sangat menarik bagi para pengunjung yang datang ke BKT.

Namun sangat disayangkan karena banyaknya pengunjung ada sebagian pengunjung yang masih kurang sadar akan kebersihan, banyaknya penjaja makanan/minuman instan dengan wadah atau tempat sekali pakai banyak dibuang secara sembarangan bahkan langsung membuang ke dalam kali BKT, padahal disekitar kali BKT sudah disiapkan tempat sampah, apa sih susahnya ?

Maka sempat terjadilah penyumbatan pada saluran pintu air/penumpukan sampah di pintu air BKT, sungguh tidak sedap dipandang mata dan bau ditimbulkannya, kalau sudah seperti ini pemandangan pun sedikit terganggu karena sampah yang terus menumpuk apalagi saat hujan turun, sampah-sampah pembungkus makanan/minuman terbawa arus dari sepanjang kali BKT dan berkumpul di pintu pengendalian air.

Untung saja Pemprov DKI cepat dan tanggap dengan menurunkan SDM didukung peralatan berat untuk membersihkan sampah maupun penumpukan sampah pada pintu-pintu pengendalian air banjir kanal timur/BKT dan memperingatkan keras kepada pedagang maupun pengunjung untuk tidak membuang sampah secara sembarangan. Karena BKT adalah selain untuk menanggulangi banjir dan untuk resapan air, BKT juga sebagai sarana umum untuk tempat beraktifitas keluarga seperti tempat bermain anak, bersepeda, berjalan kaki dan lain sebagainya, pastinya akan sangat terganggu indera mata maupun indera penciuman kita jika terjadi penumpukan sampah di sepanjang bantaran kali banjir kanal timur/BKT.

Jagalah kebersihan dengan tidak membuang sampah secara sembarangan dimanapun tempat berada karena mempunyai dampak sangat tidak baik, baik untuk lingkungan sekitar maupun untuk diri kita sendiri. apalagi jenis sampah yang tidak terurai bisa menimbulkan mampetnya pembuangan saluran air, oleh karena itu perlu ditanamkan pengertian sedari dini untuk tidak membuang sampah secara sembarangan, baik itu dirumah, dijalanan, dikali dan ditempat-tempat lainnya.

admin